Banner 468 X 60

Kamis, 12 Agustus 2010

Mayat Tidak Bisa Mendengar

Orang-orang yang sudah
meninggal tidak bisa mendengar
apa-apa. Allah Ta’ala berfirman:

وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ
فِي الْقُبُورِ

“Dan kamu tidaklah mampu
membuat orang di dalam kubur
mendengar.”
Dan Allah berfirman:

إِنَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتَى

“Sesungguhnya engkau tidak
bisa memperdengarkan orang
yang mati.”
Dikecualikan darinya tiga
keadaan, dimana nash
menunjukkan mereka bisa
mendengar:

1. Korban perang badar (dari
kaum musyrikin), mereka
mendengar seruan Nabi -
alaihishshalatu wassalam-
sementara mereka sudah
tertimbun dalam lubang. Beliau
berkata kepada para
sahabatnya:

مَا أَنْتُمْ بِأَسْمَعَ لِمَا
أَقُوْلُ مِنْهُمْ، إِلاَّ أَنَّهُمْ
لاَ يَسْتَطِيْعُوْنَ الْجَوَابَ

“Kalian tidaklah lebih
mendengar ucapanku
dibandingkan mereka, hanya saja
mereka tidak mampu untuk
menjawabnya.”

2. Mayit mendengar suara
langkah sandal para
pengantarnya (ke kuburan),
sebagaimana disebutkan dalam
hadits, “Sesungguhnya dia
(mayit) betul-betul mendengar
suara sandal-sandal mereka.”

3. Mayit mendengar
pertanyaan dari kedua malaikat,
karena rohnya dikembalikan
kepadanya lalu mereka (kedua
malaikat) bertanya: Siapa
Rabbmu? Siapa nabimu? Apa
agamamu?

Ada beberapa keadaan lain yang
diperselisihkan, yaitu: Apakah
mayit bisa mendengar ucapan
salam seorang muslim (yang
masih hidup)? Yang lebih tepat
adalah mereka bisa mendengar.
Ada hadits beberapa hadits yang
menerangkan bahwa roh mayit
akan dikembalikan kepadanya
lalu dia menjawab salamnya
seorang muslim. Di antaranya
adalah sabda Nabi -
alaihishshalatu wassalam-:

مَا مِنْ أَحَدٍ يُسَلِّمُ عَلَيَّ
إِلاَّ رَدَّ اللهُ عَلَيَّ رُوْحِيْ
حَتَّى أَرُدَّ عَلَيْهِ
السَّلاَمَ

“Tidak ada seorangpun yang
memberi salam kepadaku kecuali
Allah mengembalikan rohku
agar saya bisa menjawab
salamnya.”
Dan kedua ayat di atas bisa
dijawab dengan jawaban yang
lain, yaitu bahwa makna ayatnya
adalah: Engkau tidak bisa
memperdengarkan sesuatu yang
bisa memberikan manfaat
kepada mereka yang telah
meninggal. Dan kemampuan
mereka mendengar pada ketiga
keadaan di atas tidaklah
memberikan manfaat apa-apa
kepada mereka.


[Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi.
Diterjemah dari www.sh-
rajhe.com kategori: Fawaid fil
Aqidah 13]

www.al-atsariyyah.com/?p=534#more-534

2 komentar:

Jaloee mengatakan...

beeuh maksih.. sy kadang lupa untuk mengucapkan salam ke ahli kinur

Hidup sederhana mengatakan...

sama-sama kang jaloe,(master blogger). Makasih kunjumgannya.

Posting Komentar