Banner 468 X 60

Minggu, 20 Juni 2010

Biografi Al Imam Ibnu Ajurum

Siapa yang tidak kenal kitab Al
Ajurumiyah? Setiap penuntut
ilmu syar ’i pasti mengenal kitab
ini, kitab kecil yang menjadi
pegangan ilmu nahwu bagi para
pemula. Banyak dari para
penuntut ilmu memulai pelajaran
bahasa Arabnya melalui kitab ini.
Tidak hanya itu, banyak juga di
antara mereka yang
menghapalnya.
Siapakah pengarang kitab yang
sangat masyhur ini? Mari kita
simak biografi ringkas beliau.

Nama dan Nisbah Beliau

Beliau adalah Abu Abdillah
Muhammad bin Muhammad bin
Dawud Ash Shinhaji (kadang
disebut Ash Shonhaji), yang lebih
dikenal dengan nama Ibnu
Ajurum. Nisbah beliau Ash
Shinhaji, merupakan nisbah
kepada qabilah Shinhajah di
daerah Maghrib. Beliau dikenal
dengan nama Ibnu Ajurum.
Ajurum artinya orang yang fakir
dan seorang shufi.
Kelahiran Beliau
Ibnu Ajurum dilahirkan di kota
Fas, sebuah daerah yang besar
di Negeri Maghrib pada tahun
672 H. Pada tahun itu pula
seorang pakar nahwu yang
terkenal yaitu pengarang Kitab
Alfiyah yang bernama Ibnu Malik
– rahimahullah- meninggal dunia.

Wafat Beliau

Ibnu Ajurum rahimahullah wafat
di Kota Fas pada hari Senin,
tanggal 10 Safar 723 H.

Perjalanan Beliau Menimba
Ilmu


Awalnya, Ibnu Ajurum belajar di
kota Fas, kemudian beliau
berangkat haji ke kota Makkah.
Ketika melewati Kairo, beliau
belajar nahwu kepada Abu
Hayyan, salah seorang pakar
nahwu negeri Andalusia,
penyusun Kitab Al Bahrul
Muhith, sampai beliau
mendapatkan ijazah
(rekomendasi) dari Abu Hayyan.

Penyusunan Matan Al
Ajurumiyah


Ibnu Ajurum menyusun matan Al
Ajurumiyah pada tahun 719 H,
empat tahun sebelum beliau
wafat. Ibnu Maktum yang
sezaman dengan Ibnu Ajurum –
setelah memuji Ibnu Ajurum-
menyebutkan di dalam
Tadzkirahnya bahwa pada saat
dia menulis tadzkirah tersebut,
Ibnu Ajurum masih hidup.
Ar Ra’i dan Ibnul Haj
menyebutkan bahwa Ibnu
Ajurum menulis kitab ini di
hadapan Ka ’bah. Dan
ditambahkan oleh Al Hamidi
bahwa setelah menulis kitab ini,
Ibnu Ajurum membuang
kitabnya ke laut sambil berkata,
“ Kalau memang kitab ini kutulis
ikhlas karena Allah, maka
niscaya kitab ini tidak akan
basah. ” Ternyata kitab Al
Ajurumiyah yang beliau tulis
tidak basah. Sehingga walaupun
kitab ini tipis dan ditujukan bagi
pemula, namun karya tulis beliau
ini diterima oleh semua
kalangan.

Madzhab Ibnu Ajurum dalam
Penyusunan Kitab

Dalam menyusun kitab ini, Ibnu
Ajurum mengikuti madzhab
Kufah. Di antara bukti-buktinya
adalah:

  1. Beliau menyebut kasrah atau
    yang menggantikannya dengan
    khafd ( خفض). Adapun pengikut
    madzhab Basrah menyebutnya
    dengan jar ( جر).

  2. Beliau berpendapat bahwa fi’il
    amr itu di-jazm-kan. Ini adalah
    pendapat madzhab Kufah.
    Adapun ahlu Bashrah
    berpendapat bahwa fi ’il amr itu
    mabni ‘ala sukun.

  3. Beliau mengganggap kaifama
    ( كيفما) termasuk jawazim (alat
    yang menjazmkan fi’il mudhari’)
    sebagaimana pendapat Ahlu
    Kufah. Adapun ahlu Bashrah
    menolak kaifama sebagai
    jawazim.

  4. Ibnu Ajurum menyatakan
    bahwa di antara tanda isim
    adalah menerima alif dan lam
    ( الأليف واللام ). Ini adalah
    pendapat ulama nahwu Kufah.
    Adapun ahlu Bashrah
    menggunakan istilah “al” (ال).

  5. Beliau menyebutkan istilah
    asmaul khomsah ( الأسماء
    الخمسة) yang terdiri dari
    ذو مال, فوك, حموك أخوك ,أبوك
    Adapun ahli nahwu Bashrah
    menyebutnya dengan ( الأسماء
    الستة) dengan menambahkan
    هنوك

Ini sebagian bukti yang
menunjukkan bahwa Ibnu
Ajurum menganut madzhab
Kufah.
Beberapa Syarah (Penjelasan)
terhadap Kitab Al Ajurumiyah
Ada banyak ulama yang
mensyarah Kitab Al Ajurumiyah
baik dari kalangan ulama
terdahulu maupun ulama di
masa kita. Di antara ulama
terdahulu adalah Abu Abdillah
Muhammad bin Muhammad Al
Maliki yang dikenal dengan Ar
Ra ’i (wafat 853 H). Beliau menulis
syarah beliau yang berjudul
( المستقل بالمفهوم في شرح
ألفاظ الللآجرمية )
Adapun syarah yang ditulis oleh
ulama muta ’akhirin (ulama di
masa belakangan ini) antara lain:

1. ( التحفة السانية بشرح
المقدمة الآجرمية ) karya
Muhammad Muhyiddin Abdul
Hamid

2. ( شرح المقدمة الآجرمي )
karya Asy Syaikh Muhammad bin
Shalih Al Utsaimin.

Wallahu a’lam bisshawwab


Sumber:
- Dars Al Ajurumiyah bersama Al
Ustadz Agus Suaidi hafizhahullah

- At Ta’liqaat Al Jaliiyah ‘ala
Syarh Muqaddimah Al
Ajurumiyah, Abu Anas Asyraf bin
Yusuf bin Hasan, Darul Aqidah,
Kairo.

Ditulis oleh Abu Umar Al
Bankawy di Sidayu, Gresik.

ulamasunnah.wordpress.com/2009/11/30/biografi-al-imam-ibnu-ajurum-penulis-matan-al-ajurumiyah/#more-1191

0 komentar:

Posting Komentar